contoh kalimat full general
- In 1929, Ugaki was promoted to full general.
Pada tahun 1929, Ugaki dipromosikan menjadi jenderal penuh. - He was promoted to full general on the same day.
Dia dipromosikan sebagai jenderal penuh pada hari itu. - He was promoted to full general in March 1930.
Selanjutnya ia dipromosikan menjadi jenderal penuh pada Maret 1930. - He was promoted full general in 1854.
Ia diangkat menjadi letnan penuh pada 1854. - It is equal to the rank of 4-star or "full" general.
Ini setara dengan pangkat empat bintang, atau Jenderal "penuh". - In 1916, Yamanashi was promoted to lieutenant general and in 1921 he was promoted to full general.
Pada tahun 1916, Yamanashi dipromosikan menjadi letnan jenderal dan pada tahun 1921 dia dipromosikan menjadi jenderal sepenuhnya. - Tada was awarded the Order of the Golden Kite, 2nd class in July 1941, and was promoted to full general.
Hayao Tada dianugerahi Tanda Kehormatan Elang Emas kelas 2 pada bulan Juli 1941 dan diangkat menjadi jenderal penuh. - The national government ordered flags to be flown at half-mast throughout the country, and Sudirman was promoted to full general.
Pemerintah pusat memerintahkan pengibaran bendera setengah tiang sebagai tanda berkabung di seluruh negeri, dan Soedirman dipromosikan menjadi jenderal penuh. - Qi attained the rank of major general in March 2002, lieutenant general in July 2010, and full general in July 2014.
Qi naik pangkat menjadi mayor jenderal pada Maret 2002, letnan jenderal pada Juli 2010, dan jenderal penuh pada Juli 2014. - The rank is also closely associated with Germany, where Generaloberst has formerly been a higher rank above full General but below Generalfeldmarschall.
Penggunaan pangkat ini juga terkait erat dengan Jerman, di mana Generaloberst menjadi salah satu pangkat di atas Jenderal dan di bawah Generalfeldmarschall. - After several years of retirement and literary work, Jomini resumed his post in the Russian army, and in about 1823, he was made a full general.
Setelah beberapa tahun pensiun dan karya sastra, Jomini melanjutkan jabatannya di angkatan bersenjata Rusia, dan pada sekitar 1823 diangkat menjadi Jenderal penuh. - Initially in the SA, NSKK, and SS, the rank of Gruppenführer was considered equivalent to a full general, but became regarded as equivalent to Generalleutnant after 1934.
Seperti dalam SA, pangkat SS Gruppenführer dianggap setara dengan jenderal penuh, tetapi menjadi dianggap sebagai setara dengan letnan jenderal setelah 1934. - In March 1983, Moerdani reached the pinnacle of his Military career when Suharto named him as the Commander-in-Chief of ABRI and promoted him to the rank of full General.
Pada bulan Maret 1983, Moerdani mencapai puncak karier militernya ketika Soeharto menunjuknya sebagai Panglima ABRI dan mempromosikan dirinya menjadi Jenderal. - Promoted to full general in March 1925, he subsequently served on the Supreme War Council from 1926–1932, and was Minister of War from 1927 to 1929.
Dipromosikan menjadi jenderal penuh pada Maret 1925, ia kemudian bertugas di Dewan Penasihat Militer Jepang dari 1926–1932, dan Menteri Peperangan dari tahun 1927 hingga 1929. - Yamada was promoted to full general in August 1940, and was recalled to Japan to assume the post of Inspector-General of Military Training from 1940–1944.
Otozō Yamada dipromosikan menjadi jenderal penuh pada bulan Agustus 1940, dan pulang kembali ke Jepang untuk menjabat sebagai Inspektur Jenderal Pelatihan Militer dari tahun 1940 hingga 1944. - Given the powers and levels of responsibility, only ranking full generals in the Japanese Army were selected for the post (with the sole exception of retired admiral Saitō Makoto).
Mengingat kekuatan dan tingkat tanggung jawab yang dimiliki, hanya jenderal berpangkat teratas di Angkatan Darat Jepang yang dipilih untuk jabatan itu (dengan satu-satunya pengecualian adalah pensiunan laksamana Saitō Makoto).